Selasa, 16 Juli 2013

adakah engkau mencintaiku

beribu hari kulalu bersamamu
namun kau tak pernah peduli akan hadirku
berjuta masa ku menemani ragamu
namun batinmu tak pernah inginkanku

hingga ambang batas rasa cintaku
ku langkahkan kaki menajauhimu
namun tetap tak kau relakan
apa yang sebenernya ada dalam kalbumu

cinta ataukah hanya sebatas keinginan dan keegoisan


ku terdiam sejenak tuk memutuskan
namun cintaku padamu tetap berkobar
dan kuputuskan untuk tetap tinggal di dekatmu

haripun silih berganti
namun kau tetap seperti yang dulu
acuh dan tak acuh pada cintaku

dan hingga batas waktu ini
selalu dan selalu kupertanyakan
adakah engkau mencintaiku?
Read Comments

Kamis, 20 Juni 2013

Tak Ada Masa Lalu Dimasa Depan

Dulu..dulu sekali
Awal kita memulai cinta ini
Kita berkomitmen,
"Tak ada masa lalu di masa depan"
Deal ! *berjabat tangan,bertatapan yakin,penuh cinta membara

Dan sekarang,
Perjalanan cinta kita sudah setengah jalan
Cintaku padamu tak pernah setengah-setengah
Karena itu,aku selalu menjaga semua komitmen yg pernah kita buat
Tapi...nyatanya
Hingga saat ini
Sejauh kita berjalan bergandengan tangan dengan banyak peluh ini
Ternyata..kamu masih membawa masa lalu mu bersama kita
Bersama perjalanan kita
Menggandengnya bersama masa depanmu,bersamaku,bersama kita

Dan aku dengan peluh berlari meninggalkan masa laluku tanpa ragu
Dengan yakin..aku berpegang padamu

Yg selalu meneriakkan tak ada masa lalu di masa depan KITA
Read Comments

here I am

Lagi dan lagi aku membahas soal ini
Masalah ini seperti tak habis - habisnya
bukan karna aku tak mau menghentikan semuanya
Tapi kamu yg masih belum membuka hati untuk ku dan terus tetep berpura2 bersamaku

Soal tidak mendapatkan tempat di hatimu,aku rasa itu bukan soal kesabaran
Tapi soal aku yg tak di anggap ada dengan semua yg kita jalani ini

Aku merasa bodoh berdiri di sini,
Aku bukan berdiri di sampingmu,melainkan berdiri di belakangmu

Dengan sangat enggan kamu menoleh ke sini, di hadapanku

Bukan aku tak mampu berdiri mengirimu
Melainkan kamu yang tak ingin aku berada tepat di sampingmu

Dan aku mencoba menjadi banyanganmu
Melakukan hal yang sama seperti kamu lakukan
Hingga....
Aku lelah dan berharap kamu menangkap banyanganku sebelum gelap datang
Dan membawanya pergi bersamamu,di sampingmu,menggengam tanganku



Read Comments

Selasa, 11 Juni 2013

walk alone


Berjalan sendiri jauh lebih baik di banding berjalan bersama dengan org yg menggandeng tangan kita dalam penuh kepura-puraan,
Bukan sombong, atau angkuh untuk menatap ke depan, tapi.. Org2 yg bersama kita dalam sebuah sandiwara hanyalah akan memperlambat perjalanan kita untuk menuju tujuan.

Berjalan sendiri, berdiskusi dengan hati dan logika,bertindak dengan pemikiran sendiri,lebih pantas di banding berdiskusi dengan manusia bergigi srigala.
Banyak hal yang harus dan patut di percaya di dunia ini, tpi tidak utk orang yg bersandiwara.
Dan tak ada perlakuan lebih baik utk orang yg bersandiwara dengan mengikuti sandiwaranya,hingga kelengahannya akan membunuh perannya sendiri.

Sampai kapan kita akan tetap berjalan ke arah yg sama tp tidak mau bersama ? 
atau,kita berjalan ke arah yg sama tp dengan tujuan yg berbeda,
rasa enggan pun muncul di saat kita mencoba menyatukan tujuan demi sebuah kepentingan bersama,
keegoisan merajai perjalanan ini, 
kelicikan ikut serta dalam langkah kita, 
bau - bau pengkhianatan telah tercium di sekitar kita.

Apalagi?
Hanya menunggu waktu 
dimana salah satu dr kita akan menodongkan pistol tepat di depan wajah,atau menusukan belati tepat di belakang jantung.

Read Comments