Senin, 27 Mei 2013

like a child

seperti balita yang senang akan pujian dan sedikit penghargaan atas hasil karya lucunya
dan terkadang orang tua harus berpura-pura bangga dengan kreatifitas anaknya agar anaknya selalu bersemangat untuk berkarya dengan lebih baik

its me
saya seperti perempuan kecil yang sudah terbiasa akan pujian,hadiah dan semacamnya
terbiasa akan manisnya kata-kata yang dilontarkan

sebenarnya hal ini tidaklah akan menjadi kebiasaan saya
sebelum saya bertemu dengan anda
anda orang yang dulunya selalu membangkitkan gairah saya terhadap hal yang ada didepan saya

hingga sekarang
hal tersebut menjadi sebuah keharusan di pikiran saya
jika saya berbuat sesuatu, saya harus mendengar komentar anda
hanya untuk skedar menghargai apapun yang saya lakukan
atau setidaknya kepedulian anda terhadap hal yang saya jalani

dan sekarang saya selalu menunggu komentar anda jika saya telah berbuat sesuatu yang menurut saya perlu anda komentari dengan lembutnya kalimat anda

tapi semuanya percuma
akhir-akhir ini anda begitu sibuk dengan diri anda sendiri
hingga melupakan hal kecil yang tak penting tapi berarti ini


Read Comments

who I was in your eyes


Pernahkah aku memaksa mu untuk tetap tinggal di sini?
Aku tak pernah memaksakan apa-apa dalam ini
Aku hanya mempertahankan yang bisa aku pertahankan
Tapi..kenapa kamu bertingkah seperti orang yang di paksa
Di paksa untuk tetap tinggal
Dan berusaha untuk pergi
Dengan bersikap seolah – olah membuat orang jengah akan tingkah lakumu
Dan akhirnya akupun memutuskan untuk membolehkan kamu pergi

Kenapa semuanya seperti ada pengujian disini
Seolah – olah segalanya seperti sengaja terjadi hanya untuk menguji seberapa sabar aku
Seberapa kuat aku untuk bertahan
Seberapa besar cinta yang aku punya
Tapi semua ini terlalu murahan untuk di jadikan ujian

Aku bisa sabar dalam hal paling tersulit untuk ku
Aku bisa bertahan dikala badai mencoba meruntuhkanku
tapi…sadarlah
aku bukan malaikat
yang bisa menerima sikapmu seperti tak menganggapku ada
melihatku dengan sebelah matamu
mencurangiku
aku manusia biasa

aku bukan wanita yang dulu pernah kamu miliki
dan aku bukan wanita yang kamu kagumi
dan jelas aku bukan wanita yang kamu harapkan
dan aku juga bukan wanita yang dibelakangmu untuk memberikan konstribusi seperti kiper yang kamu ungkapkan
aku punya hati dan itupun menandakan aku juga bisa sakit
layaknya kamu yang pernah tersakiti yang membuatmu terjebak dalam sakitmu sendiri
aku punya perasaan yang patutnya di jaga oleh hati yang telah kutumpangi

aku tak pernah mengaharapkan kisah cinta yang indah layaknya wanita lainnya
semenjak aku tau dimana aku berdiri sekarang
aku tak pernah berkhayal untuk menjadi ratu dalam sebuah cinta yang besar
semenjak aku tau, teryata aku tak pernah jadi ratu dalam hidupmu
aku tak pernah meminta menjadi nomer Satu
Karena aku tau menjadi nomer satu bukan berarti kita akan menjadi yang terbaik
Akupun berbalik ingin menjadi yang terakhir dalam hidupmu
Tapi apa?
Menjadi yang terakhir lebih buruk lagi dikala dalam hatimu bukanlah aku yang terakhir
Tetapi dia yang telah membuat bekas luka yang terlalu sulit untuk dihapuskan dihatimu



apalagi yang bisa diharapkan seorang wanita dalam kisah cintanya?
Kalau bukan menjadi yang pertama
Menjadi yang terakhir
Menjadi yang paling membekas
Dan menjadi yang terbaik  Dalam banyak wanita yang pernah dimiliki oleh lelakinya
Maka dari itu saya tak menyukai kisah cinta yang ada di dalam film romantic
Karna saya hanya berperan menjadi pelengkap yang tak teringat dan tak perlu di ingat di kisah ini


http://fithriyahsusanti.files.wordpress.com/2010/08/strong.jpg
Read Comments

Rabu, 01 Mei 2013

tuma'ninah

hatiku butuh bernafas dulu untuk semua perperangan yang terjadi
aku butuh beristirahat dulu dari segala hal yang membingungkan
semuanya tak semudah yang di bayangkan ternyata
terlalu sulit membangun rasa berjiwa besar di sebuah keegoisan yang tinggi
rehat dari segala ketegaran yang aku punya

menahan semua keegoisan
menahan semua rasa demi sebuah cinta
melupakan kebutuhan hati
mencoba menjadi yang terbaik dan tak pernah bisa
karena memang mata tak melihat itu padaku
mencoba mengerti tapi gagal
karena tak mau membagi itu dengan ku

semuanya menyesakan dada..
 

Read Comments

Senin, 29 April 2013

my disappointment

akhir - akhir ini gue merasa di bohongi
di bohongin dengan segala ucapan yang awalnya sangat gue yakini dan sekarang semuanya malah terasa bullshit

di saat seseorang menyerukan kepada kita untuk tidak mengenang masa lalu 
di saat seseorang memberikan kita ketegasan tak ada waktu untuk masa lalu
di saat seseorang dengan kejamnya bagaimana meninggalkan masa lalu tanpa berpaling sama sekali

dan gue mempercayai semua rumusan yang pernah dia katakan
dan gue melakukan segala hal yang dia katakan
dan gue yakin dia akan lebih mengerti dengan semua rumusan yang telah dia cetuskan
dalam soal cinta, pengkhianatan, kebohongan, hidup, dan lainya.

dan..pada suatu ketika,
gue mengetahui semua perkataan dia hanya sekedar penutup semua kekecewaannya terhadap masalalunya sendiri.
dan gue?? di sini sebagai apa? entahlah

sejak itu gue merasa tak sedikitpun berharga 
tak mendapatkan peran utama dalam kehidupan gue sendiri
tak mendapatkan peran utama dalam kehidupan dia 

ouh shiitt!! i so feel bad
I am sad
I am disappointed
I was not in need in this drama

ini adalah peran terburuk yang pernah gue mainkan
dimana gue hanya jadi pemain tambahan dan tak mendapatkan cinta yang tulus lagi
karena pemain utama telah benar - benar broken heart dan he is not trust to love again 
when i still have a love for him, at the time he is doesn't.
is not fair for me...


i dont know ....
I don't understand this condition
when i'm like a stupid girl 
its so hurt for me...
and I hate my position

tapi...jauh dari semua yang terjadi,
gue lebih mengerti dengan segala rumusan yang pernah lo bikin.
semua masalah terjawab..dan gue tak seburuk yang pernah di katakan.
dan rasa gue ...jauh lebih besar 
how about you?
Read Comments